RESENSI BUKU “TANDA LAHIR KEBERUNTUNGAN”

Awalnya setelah pertama kali melihat gambar cover dan judul buku ini, saya tak setuju. Kenapa? Buku ini berjudul “Tanda Lahir Keberuntungan” dan bergambar cover keluarga, seorang ayah mengangkat tangan dan seolah-olah menunjuk ke tangan tersebut, yang berhadapan dengan seorang anak perempuan, dan seorang ibu di samping ayahnya. Cover buku ini menurut saya terkesanbahwa tanda lahir itu bisa membawa keberuntungan, dan tentunya Islam tak mengajarkan seperti itu, dan hal tersebut bisa menjerumus kepada kesyirikan.

Dan setelah saya baca hingga selesai, apa yang buku ini sajikan kepada pembacanya, ternyata jauh dari apa yang saya pikirkan awal tadi. Mungkin kritik buat desain cover dan pembuat judul buku ini agar sebelumnya ada persetujuan kepada penulisnya dulu, agar cover tersebut sesuai dengan tujuan penulis menulis buku yang mempunyai 135 halaman ini.

Buku ini terdiri dari 20 kumpulan cerpen yang sangat inspiratif, dan cocok untuk anak-anak usia SD. Kata-katanya ringkas, nyaman dan mudah dipahami. Apalagi ada tambahan hikmah yang bisa diambil dari setiap cerita pendek di akhir cerita. Kisah-kisahnya pun tak jauh dari kehidupan sehari-hari.

Semua cerita berkisah tentang anak-anak. Di cerpen pertama, pembaca akan disuguhkan cerita tentang Aziz, anak orang kaya, bertemu dengan dua orang anak jalanan yang mencari uang dengan cara mengamen di jalan raya. Dikisahkan bahwa Aziz tersesat ketika mengejar penjual es krim, dan ditolong oleh kedua anak jalanan tersebut, Eko dan Andi. Cerpen pertama tersebut mengandung hikmah untuk membiasakan memandang yang di bawah kita agar lebih besyukur, saling membantu sesama teman, tidak memandang miskin atau kaya, dan makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Banyak lagi kisah lain yang mengandung keteladanan yang tentunya bisa diambil contoh untuk diterapkan di kehidupan anak-anak yang kebanyakan sekarang dirasuki dengan tontonan kartun-kartun khayalan yang tak masuk akal. Karena sedikit banyak tontonan kartun yang taknyata tersebut memberi pengaruh kepada penontonnya, khususnyaanak-anak yang cenderungmemilikisifatmeniruapa yang ditontonnya.

Buku ini memberikan solusi kepada pembacanya, baik orang tua atau putra-putrinya dalam meneladani sifat dan perilaku Nabi Muhammad Saw. Banyak hal-hal baik yang terkandung dalam setiap cerpen di buku yang mempunyai gambar ilustrasi ini.
Ada beberapa hal yang menurut saya tidak pas dan perlu diperhatikan kembali dalam buku ini, yakni kata ‘bodoh’ dalam cerpen pertama, pada halaman 3, juga kata ‘goblok’ pada halaman 9. Lebih baik kata itu dihapus atau diganti dengan kata lain yang tidak kasar,karena secara tidak langsung terkesan membenarkan kepada anak-anak untuk boleh berbicara menggunakan kata-kata seperti itu. Karena buku ini ditujukan kepada anak-anak, sehingga harus hati-hati dalam cara menyampaikan kepada anak.

Keseluruhan buku yang berjudul “Tanda Lahir Keberuntungan” karya Andri Saptono ini bagus dan direkomendasikan untuk bacaan anak-anak SD sekitaran kelas 4 sampai 6. Tak lupa juga untuk orang tua yang kadang kehabisan bahan cerita kepada anaknya, buku ini bisa dijadikan referensi mendongeng kepada anak-anak, yang akhir-akhir ini sepertinya langka sekali orang tua yang memberi tauladan kepada putra-putrinya lewat dikisahkan cerita-cerita penuh hikmah. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari setiap cerita,dengan ditambahkan hikmah-hikmah yang penulis sajikan diakhir cerpen.

HubaibAhnaf – 7 Muharram 1434H

pembelian buku di Selaksa.net

2 thoughts on “RESENSI BUKU “TANDA LAHIR KEBERUNTUNGAN”

    • Alhamdulillah, kabar baik. bagaimana kabar purwokerto?
      ini bukuku cerita anak Islami… he hehe..
      menulis untuk melunasi hutang di masa kecilku yang ‘berandalan’ 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s