DO’A YANG DITOLAK DAN HATI YANG MEMBUAT DO’A KITA TERTOLAK.


Barangkali kita sering menyeru (berdoa) kepada Tuhan Pencipta agar hajat hidup kita terpenuhi. Saya yakin semua orang (mengaku beriman) pasti melakukannya. Yang sakit minta diberi kesembuhan, yang sehat minta diberi kelanggengan dan kemakmuran. Yang sedikit harta minta dicukupkan hartanya. Yang kaya minta agar hartanya bisa bermanfaat. Semua orang dan mengakui sebagai hamba Allah, yang pasti akan selalu merasa kurang, pasti akan menyeru tiada yang lain kecuali sang penciptaNya.

Namun barangkali juga tidak setiap do’a itu dikabulkan. Kadangkala ditangguhkan, bahkan ditolak. Mengenai doa yang ditolak ini, ada sebuah atsar yang bisa memberikan kita sedikit pencerahan.

Syaqiq Al-Balkhi berkata, “Suatu saat Ibrahim bin Adham berjalan di pasar Basrah, maka orang yang mengetahui kedatangannya berkumpul mengerumuni hendak meminta hikmah. Di antara mereka ada yang bertanya tentang firman Allah

اُدْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ *

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkan do’a kalian.”

Orang yang bertanya itu selanjutnya berkata, “Padahal kami sudah sering berdo’a, nyatanya Allah tetap tidak mengabulkan do’a kami.”

Ibrahim Bin Adham kemudian menjawab, “Wahai penduduk Basrah, sesungguhnya hati kalian telah mati oleh sepuluh sebab, maka bagaimana mungkin Allah mengabulkan do’a kalian. Kesepuluh sebab yang menyebabkan hati kalian mati adalah ini :

1. Kalian mengenal Allah, tetapi tidak mau menunaikan hak-Nya.*

2. Kalian suka membaca kitab Allah, tetapi tidak mau mengamalkannya.

3. Kalian mengetahui iblis itu musuh, tetapi tetap mengikuti perintahnya.

4. Kalian menyatakan cinta kepada Rasulullah saw. tetap meninggalkan sunahnya.

5. Kalian menyatakan cinta surga, tetapi tidak mau mengamalkan amalan ahli surga.

6. Kalian mengakui takut siksa neraka, tetapi tetap saja berbuat dosa.

7. Kalian meyakini bahwa kematian itu haq, tetapi tidak pernah menyiapkan bekal untuk menghadapinya.

8. Kalian selalu memperhatikan aib orang lain, tetapi tidak mau memperhatikan aib diri sendiri

9. Kalian senang makan rizki Allah, tetapi tidak pernah bersyukur kepadanya

10. Kalian sering mengubur orang mati, tetapi tidak mau mengambil pelajaran darinya.

* Maksud dari “Kalian mengenal Allah, tetapi tidak mau menunaika hak-Nya” adalah kalian tahu bahwa Allah lah Dzat yang menciptakan dan memberi rizki, tetapi kalian tidak mau beribadah kepadaNya sesuai yang Dia perintahkan.

* (QS. Al Mukmin (40) :60.)

* diambil dari buku Nashaihul Ibad Imam Nawawi Al Bantani (Irsyad Baitus Salam, 2005)

5 thoughts on “DO’A YANG DITOLAK DAN HATI YANG MEMBUAT DO’A KITA TERTOLAK.

  1. “kematian hati”
    ini metafor yang bagus menggambarkan keadaan bangsa ini
    (mantep ga komenku? :p)

  2. […] (sumber) Ya  Allah, Dipenghujung bulan yang mulai ini kami mengucap syukur alhamdulillah Atas kesempatan yang telah engkau berikan Sehingga selama satu penuh kami dapat bertemu dengan bulan yang penuh berkah Dan dapat melaksanakan ibadah puasa dan ibadah lainnya. […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s